Skip to content
Inovatif, Proesional dan Berkepribadian
facebook
instagram
Jurusan Elektro Terbaik di SUMUT
Call Support +62 838-2608-9005
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
Jl. PBSI No.1 Medan Estate
  • Home
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • VISI & MISI
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL TEKNIK ELEKTRO
    • JADWAL AKADEMIK
      • JADWAL PENGISIAN KRS
      • JADWAL KULIAH
      • Jadwal Ujian
        • JADWAL UTS
        • JADWAL UAS
      • JADWAL SEMINAR
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • JADWAL SEMESTER ANTARA
      • JADWAL WISUDA
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
  • AKTIVITAS PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • Prestasi Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
      • SYARAT DAN KETENTUAN PENERIMA KIP KULIAH
      • BEASISWA BANK INDONESIA (BI)
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERSAUDARA KANDUNG
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERPRESTASI DI SEKOLAH (RANGKING I, II, III)
      • BEASISWA PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK
    • PRESTASI MAHASISWA
    • SISTEM INFORMASI
      • AOC
      • APIK
      • ELEARNING
      • DATA MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • OPAC
      • WEBMAIL
  • DOSEN
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • DOSEN PRODI
    • BLOG DOSEN
    • AKTIVITAS DOSEN
    • PRESTASI DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • TKTD
    • ELEARNING
    • OPAC
    • WEBMAIL
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
    • AKTIFITAS ALUMNI
    • PRESTASI ALUMNI
  • ARSIP
    • SK Mahasiswa
    • DOKUMEN
    • Pengumuman
  • LABORATORIUM
    • INFORMASI LABORATORIUM
    • APLIKASI LABORATORIUM
  • HUBUNGI KAMI

UPS

Posted on 8 June 202128 September 2021 by elektro
0
5 Tips Memilih Perangkat UPS untuk Digunakan di Rumah
5 Tips Memilih Perangkat UPS untuk Digunakan di Rumah
Perangkat UPS diperlukan untuk melindungi alat-alat elektronik saat listrik padam
Apakah jaringan listrik di rumah Anda kerap tidak stabil? Hal ini biasanya ditandai dengan sering mati listrik, lampu di rumah suka berkedip, atau frekuensi sambaran petir terjadi cukup sering saat cuaca buruk. Jika kejadian ini sering dialami, tampaknya kamu harus lebih berhati-hati mulai saat ini.

Pasalnya, jaringan listrik yang tidak stabil akan memengaruhi performa perangkat elektronik yang ada di rumah sehingga tidak dapat bekerja secara maksimal. Hal ini juga berpotensi menyebabkan kerusakan dan mempersingkat umur peralatan elektronik.

Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, Anda bisa memanfaatkan perangkat uninterruptible power supply (UPS) sebagai cadangan daya listrik atau stabilizer. UPS akan memberikan cadangan daya secara otomatis ketika terjadi pemadaman sehingga Anda memiliki waktu yang cukup untuk menyimpan data-data pekerjaan atau pelajaran.

Selain itu, stop kontak anti-petir juga diperlukan. Sebab, alat ini berfungsi melindungi perangkat elektronik dari tegangan listrik yang tidak stabil. Stop kontak anti-petir juga biasanya memiliki fitur surge protection yang dapat mendeteksi gangguan tegangan listrik akibat sambaran petir atau penyebab lainnya dan secara otomatis menghentikan arus listrik ke peralatan elektronik dan mencegah terjadinya kerusakan.

Namun, memilih perangkat UPS dan stop kontak anti-petir untuk digunakan di rumah tak boleh asal. Ada beberapa tips yang harus Anda perhatikan agar sesuai dengan kebutuhan dan memberikan perlindungan maksimal terhadap perangkat elektronik di rumah. Bersumber dari rilis Schneider Electric, berikut tips-tipsnya.

1. Hitung jumlah daya yang dibutuhkan

Pastikan UPS yang Anda beli memiliki daya yang sesuai dengan kebutuhan. Jika perangkat yang tersambung memerlukan daya lebih dari yang dapat dihasilkan UPS, perangkat tidak akan dapat beroperasi, terlepas dari baterai UPS memiliki sisa energi dalam jumlah besar.

Harus diingat bahwa daya (watt) yang dapat digunakan dari sebuah UPS adalah sekitar 50-100 persen dari nilai volt-ampere (VA) tergantung power factor yang tertera di UPS.

Misalnya, UPS dengan kapasitas 1.000 VA dengan power factor 0,6, maka daya yang dapat digunakan adalah sekitar 600 watt. Untuk itu, selalu perhatikan hal ini.

2. Pertimbangkan daya tahan baterai

Selain menghitung jumlah daya yang dibutuhkan, hal penting lainnya adalah memeriksa jumlah waktu yang Anda harapkan untuk mengoperasikan UPS selama pemadaman atau kegagalan listrik.

Beberapa pengguna memerlukan UPS hanya untuk beberapa menit,biasanya untuk menyimpan beberapa pekerjaan penting dan kemudian secara efektif mematikan sistem tanpa risiko kerusakan. Di sisi lain, beberapa pengguna memerlukan sistem untuk beroperasi selama periode pemadaman listrik.

Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk memahami kebutuhan mereka sendiri sebelum memasang UPS. Jika diperlukan UPS yang memiliki jangka waktu backup lebih panjang, lebih baik menggunakan SRT series, di mana UPS seri tersebut memiliki aksesori tambahan berupa baterai eksternal yang tidak memerlukan instalasi rumit, tinggal dicolok ke unit UPS dan baterai eksternal otomatis menambahkan kapasitas back up time UPS.

3. Pilih fitur UPS yang sesuai kebutuhan

Ada berbagai macam tipe UPS dan semuanya menawarkan keunggulan fitur tersendiri. Misalnya, fitur smartconnect yang dimiliki oleh APC by Schneider Electric. Fitur smartconnect ini dapat melakukan monitor performa UPS dari jarak jauh.

Untuk memiliki fitur ini, Anda hanya cukup memilih UPS SMC & SMT series tanpa membeli aksesori network management card tambahan atau pun license software berbayar.

4. Perhatikan garansi produk

UPS dalam kondisi umum memiliki masa pakai yang identik dengan baterai internalnya, biasanya dapat bertahan selama 2-3 tahun. Namun, performa baterai kerap menurun seiring waktu. Untuk itu, selalu pelajari garansi yang diberikan oleh produsen mencakup penggantian atau perbaikan yang dapat diklaim selama masa garansi.

5. Periksa informasi komponen produk 

Perihal stop kontak anti-petir, ada baiknya Anda memeriksa informasi komponen produk stop kontak tersebut sebelum membeli, apakah dilengkapi dengan komponen anti-petir atau tidak. Lalu, pastikan perangkat penting yang akan dilindungi dari lonjakan tegangan harus dalam posisi tercolok ke stop kontak anti-petir tersebut.

Produk UPS dan stop kontak anti-petir saat ini menjadi sebuah kebutuhan untuk meningkatkan kenyamanan dan ketenangan pikiran dalam menjalankan aktivitas bekerja dan belajar dari rumah.

Sudah dilihat : 944
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Prodi Teknik Elektro UMA (@elektro.uma)

Berita

Rektor UMA Menerima Kunjungan Silaturahmi dari BSI Tbk Iskandar Muda Medan
Rektor...
Delegasi UNIKL Kunjungi Laboratorium Prodi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Medan Area
Medan,...
Program Studi Teknik Elektro Melakukan Kuliah Umum International Bersama University Kuala lumpur Malaysia
Medan,...

KAITAN UMA

LOKASI FAKULTAS TEKNIK UMA

KAMPUS I :
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168, 7366878, 7364348
Fax : (061) 7368012
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888

KAMPUS II :
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
Telepon : (061) 8225602, 8201994
FAX : (061) 8226331
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888

Silahkan kunjungi juga website Prodi

  • Teknik Sipil : sipil.uma.ac.id
  • Teknik Mesin : mesin.uma.ac.id
  • Arsitektur : arsitektur.uma.ac.id
  • Teknik Industri : Industri.uma.ac.id
  • Teknik Informatika : informatika.uma.ac.id
Copyright © 2016 - 2026 PDAI - Universitas Medan Area