Skip to content
Inovatif, Proesional dan Berkepribadian
facebook
instagram
Jurusan Elektro Terbaik di SUMUT
Call Support +62 838-2608-9005
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
Jl. PBSI No.1 Medan Estate
  • Home
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • VISI & MISI
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL TEKNIK ELEKTRO
    • JADWAL AKADEMIK
      • JADWAL PENGISIAN KRS
      • JADWAL KULIAH
      • Jadwal Ujian
        • JADWAL UTS
        • JADWAL UAS
      • JADWAL SEMINAR
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • JADWAL SEMESTER ANTARA
      • JADWAL WISUDA
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
  • AKTIVITAS PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • Prestasi Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
      • SYARAT DAN KETENTUAN PENERIMA KIP KULIAH
      • BEASISWA BANK INDONESIA (BI)
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERSAUDARA KANDUNG
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERPRESTASI DI SEKOLAH (RANGKING I, II, III)
      • BEASISWA PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK
    • PRESTASI MAHASISWA
    • SISTEM INFORMASI
      • AOC
      • APIK
      • ELEARNING
      • DATA MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • OPAC
      • WEBMAIL
  • DOSEN
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • DOSEN PRODI
    • BLOG DOSEN
    • AKTIVITAS DOSEN
    • PRESTASI DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • TKTD
    • ELEARNING
    • OPAC
    • WEBMAIL
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
    • AKTIFITAS ALUMNI
    • PRESTASI ALUMNI
  • ARSIP
    • SK Mahasiswa
    • DOKUMEN
    • Pengumuman
  • LABORATORIUM
    • INFORMASI LABORATORIUM
    • APLIKASI LABORATORIUM
  • HUBUNGI KAMI

Sensor dan Cahaya

Posted on 8 October 2021 by elektro
0

Sensor Cahaya
Sensor Cahaya adalah salah satu jenis fotodioda. Fotodioda, juga dikenal sebagai sensometer, adalah perangkat yang mendeteksi cahaya atau bentuk lain dari radiasi elektromagnetik. Ada sejumlah fotodioda yang dapat diklasifikasikan berdasarkan mekanisme fungsional sensor, termasuk efek fotolistrik, fotokimia atau fotovoltaik, atau berdasarkan karakteristik kinerja yang berbeda, misalnya respons optik, konsumsi daya maksimum, dll. Bahkan ada Sensor Cahaya dengan terintegrasi sirkuit di kapal. Dalam arti yang sangat luas, fotodioda digunakan untuk mendeteksi perubahan cahaya yang dipancarkan atau dipantulkan dan diproses oleh sensor, misalnya pada kamera keamanan CCTV atau pencahayaan keamanan.

Sensor Cahaya dapat mendeteksi perubahan cahaya sekitar melalui penggunaan dioda. Dioda ini memancarkan cahaya dalam spektrum yang terlihat ke dalam sensor kontak yang terbuka. Dioda menghasilkan muatan negatif setiap kali terjadi insiden yang menyebabkan perubahan cahaya sekitar dan mengubah muatan dioda. Perubahan muatan ini dapat dideteksi oleh sensor, dan detektor akan merespon perubahan intensitas tersebut.

Sensor Cahaya dapat dimasukkan ke dalam desain sirkuit untuk mendeteksi perubahan intensitas cahaya, misalnya, dalam kamera keamanan CCTV. Ini dapat dirancang untuk membedakan antara lampu diam dan lampu bergerak, antara lampu latar dan lampu bergerak, dan antara lampu siang dan malam. Untuk aplikasi seperti itu, efek fotolistrik tipikal dalam Sensor Cahaya dapat diimplementasikan menggunakan sketsa Arduino. Sketsa arduino untuk Sensor Cahaya dapat ditemukan di e-book “Arduino: Design, Build, and Play” oleh Michael J. Young (TechShop Publications, 2021).

Beberapa contoh penggunaan umum Sensor Cahaya dalam elektronik diilustrasikan dalam contoh efek fotolistrik yang ditemukan dalam e-book “Arduino: Design, Build, and Play.” Dalam contoh ini, sebuah fotoresistor dihubungkan antara LED hijau dan fotosel LED. Ketika lampu hijau berinteraksi dengan fotoresistor, arus listrik dihasilkan. Karena interaksi ini tidak seketika, sinyal yang dihasilkan tidak serta merta menunjukkan seseorang atau hewan hadir di lokasi Sensor Cahaya. Sensor fotolistrik ini adalah salah satu dari banyak jenis perangkat sensitif fotolistrik yang tersedia untuk digunakan dalam sistem keamanan elektronik, pengawasan, aplikasi militer, dan pasar komersial.

Fitur lain termasuk LED versus sensor cahaya biasa, opsi frekuensi, dan kebutuhan daya. Sebagian besar perangkat Sensor Cahaya bertenaga USB. Beberapa contoh perangkat yang menerapkan beberapa atau semua karakteristik Sensor Cahaya meliputi; Sensor Cahaya bermata, lampu sorot, iluminasi depan, sensor gerak, probe suhu, dan detektor cahaya rendah. Sensor Cahaya Bermata biasanya digunakan untuk aplikasi bermata di mana sensor cahaya digunakan untuk mendeteksi cahaya redup di area yang gelap, tetapi juga dapat digunakan untuk aplikasi bermata seperti sistem monorel. Sensor Spot-Light atau Front-ille mendeteksi cahaya di area sekitarnya, sementara Sensor Suhu mendeteksi perubahan suhu.

Dalam elektronik konsumen, berbagai jenis sensor cahaya dapat beroperasi pada protokol yang berbeda. Sensor Cahaya analog adalah protokol pertama dan paling umum digunakan. Sensor cahaya jenis ini memungkinkan informasi diproses dengan cepat melalui serangkaian langkah, sebelum mengirimkan informasi ke komputer pusat atau perangkat penyimpanan. Protokol ini dapat berupa digital (menggunakan bus serial atau port paralel) atau analog (menggunakan pin I/O). Beberapa contoh Sensor Cahaya analog adalah teknologi berbasis Inframerah, radar, dan fotoresistor.

Teknologi populer kedua yang digunakan dalam elektronik konsumen adalah Sensor Cahaya Sekitar. Jenis sensor cahaya ini mengukur jumlah cahaya yang memantul dari permukaan. Misalnya, meja yang mengkilap dapat memantulkan sinar matahari, yang dapat menyebabkan kecerahan berbeda secara signifikan dari dinding atau meja yang berwarna lebih gelap. Hal ini dapat menyebabkan pengukuran yang tidak akurat. Perangkat berbasis Sensor Cahaya Sekitar harus mendeteksi tingkat cahaya yang rendah agar dapat bekerja dengan baik.

Untuk melihat perbedaannya, katakanlah Anda menggunakan Sensor Cahaya Fotolistrik untuk mendeteksi gerakan melintasi pintu. Anda mengetahui jarak antara sensor dan subjek, tetapi tidak mengetahui arah pergerakan subjek. Dengan Arduino Uno Anda dapat menggunakan beberapa metode berbeda untuk mengukur jumlah energi cahaya yang memantul dari pintu. Satu metode didasarkan pada berapa lama foton diperlukan untuk mencapai papan arduino, dan yang lain menggunakan loop waktu sederhana untuk menentukan berapa lama foton mencapai sensor fotolistrik.

Sudah dilihat : 317
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Prodi Teknik Elektro UMA (@elektro.uma)

Berita

Delegasi UNIKL Kunjungi Laboratorium Prodi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Medan Area
Medan,...
Program Studi Teknik Elektro Melakukan Kuliah Umum International Bersama University Kuala lumpur Malaysia
Medan,...
Rektor UMA Terima Audiensi BKSTI Bahas Kongres BKSTI XI dan ICoIE 2026
Rektor...

KAITAN UMA

LOKASI FAKULTAS TEKNIK UMA

KAMPUS I :
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168, 7366878, 7364348
Fax : (061) 7368012
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888

KAMPUS II :
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
Telepon : (061) 8225602, 8201994
FAX : (061) 8226331
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888

Silahkan kunjungi juga website Prodi

  • Teknik Sipil : sipil.uma.ac.id
  • Teknik Mesin : mesin.uma.ac.id
  • Arsitektur : arsitektur.uma.ac.id
  • Teknik Industri : Industri.uma.ac.id
  • Teknik Informatika : informatika.uma.ac.id
Copyright © 2016 - 2026 PDAI - Universitas Medan Area