Berbagai Aplikasi Sensor Mata
Sensor Mata adalah bagian dari Bot VR yang mendeteksi jika ada sesuatu di depannya. Ia merasakan apakah ada sesuatu di baliknya, di atas atau di bawahnya. Sensor Mata akan mendeteksi apakah ada objek, dan jika terdeteksi, mendeteksi warna objek yang tepat (biasanya hijau, merah, biru, hitam atau tidak sama sekali). AVR Bot hadir dengan dua Sensor Mata yaitu Sensor Mata Kursi Depan dan Sensor Mata Kursi Belakang. AVR Bot juga dilengkapi dengan perangkat probe. Perangkat probe memungkinkan pengguna mengetahui di mana Bot berada dengan mengirimkan serangkaian koordinat virtual.
Sensor mata kursi depan dan belakang bekerja secara berbeda. Dalam kasus sensor mata kursi depan, mereka mendeteksi objek di depannya. Dan dalam kasus sensor mata kursi belakang, mereka mendeteksi objek di depannya. Inilah perbedaan utama antara keduanya. Selain fitur keselamatan ini, Bot AVR dilengkapi dengan berbagai sensor fotolistrik lainnya.
Sensor fotolistrik ini mendeteksi cahaya dan panas. Ini digunakan untuk mendeteksi keberadaan bahan berbahaya yang mudah terbakar seperti naptha. Jika pengguna berada di ruangan di mana ada api yang tampak mencurigakan, misalnya, sensor mata kursi depan dan belakang akan menangkap sinyal panas dan cahaya ini, dan akan memicu detektor panas. Ketika sinyal-sinyal ini terdeteksi, robot akan menghentikan gerakannya dan berbalik untuk menyelidiki lebih lanjut.
Sensor mata, Kedua fitur penting ini adalah penggunaan Bot AVR yang paling umum. Detektor panas dapat digunakan untuk melindungi pengguna jika ada tetesan cairan berbahaya yang mudah terbakar di ruangan di mana terdapat api listrik. Ini mirip dengan sistem pendeteksi api idealidealide yang dikembangkan oleh Google. Dan unit depan dan belakang digunakan untuk mendeteksi benda-benda berbahaya di lingkungan, seperti pecahan kaca atau bahan kimia berbahaya.
Selain fungsi-fungsi tersebut, sensor mata juga dapat mendeteksi cahaya merah, hijau, atau biru. Saat terdeteksi, ketiga warna ini akan mengubah pola warna sensor. Yang merah dan hijau akan membuat robot berbalik; yang biru akan menghentikan kendaraan jika ada sesuatu yang terdeteksi di tengah jalan; dan yang merah akan menyebabkan robot berhenti bersama. Warna di dekat pencari blok objek ini dapat dideteksi di ruangan yang memiliki sensor pemblokiran cahaya. Namun seperti yang disebutkan sebelumnya, fitur ini hanya berlaku untuk objek di ruangan yang tidak memiliki cahaya merah, hijau, atau biru.
Sensor mata, Penggunaan umum terakhir dari Bot AVR adalah untuk pengaturan pabrik. Di pabrik-pabrik ini, sebagian besar robot dikendalikan oleh komputer yang melakukan berbagai aktivitas umum. Oleh karena itu, program komputer yang mengendalikan Bot AVR berisi informasi tentang semua aktivitas tersebut sehingga dapat mengambil keputusan tentang cara terbaik untuk mengendalikan robot. Di pabrik yang menggunakan produk semacam ini, sensor mata akan mendeteksi jika ada sesuatu yang menghalangi penglihatan robot. Hal ini biasanya dilakukan oleh mesin otomatis yang mengendalikan robot, seperti robot pembawa kotak.
Penggunaan umum dari deteksi sensor mata adalah untuk keselamatan dan perlindungan pekerja. Perusahaan yang ingin robotnya bekerja dengan baik tanpa memerlukan pengawasan terus-menerus harus memasang AVR. Penting untuk memastikan bahwa robot yang digunakan berfungsi dengan baik, karena akan digunakan di berbagai area kerja di seluruh fasilitas. Program pengguna juga dapat memiliki fungsi lain, seperti melaporkan kebenaran jika suatu bahan dijatuhkan, atau mendeteksi bahan berbahaya ketika terdeteksi. Selain itu, sensor mata juga dapat mendeteksi ketika seseorang atau hewan memasuki area terlarang.
Sejauh ini, artikel ini telah menunjukkan bahwa ada banyak aplikasi yang berbeda dari sensor mata. Penggunaannya tergantung pada aplikasi yang dibutuhkan bisnis untuk menggunakan robot. Selain untuk mengendalikan robot, juga digunakan untuk mendeteksi bahan berbahaya dan berbahaya, dan di pabrik digunakan untuk mencegah pencurian atau kejahatan lainnya. Akhirnya, ini dapat digunakan di area pemantauan dan untuk melaporkan alarm palsu di area yang dikendalikan. Sejak sensor mata menjadi lebih populer dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak produsen yang membuat model canggih dengan kemampuan berbeda, seperti deteksi blok warna dekat objek.
