OnePlus Buds Pro 2, penerus OnePlus Buds Pro, dilaporkan akan meluncurkan pembuat smartphone pada kuartal pertama tahun 2023. Peluncuran yang dikabarkan datang setahun setelah perusahaan merilis solusi audio nirkabel pertama di OnePlus Buds Pro. Bocoran baru-baru ini juga tampaknya menunjukkan spesifikasi OnePlus Buds Pro 2 yang dikabarkan akan dilengkapi dengan driver ganda, dukungan pembatalan bising aktif adaptif, dan cadangan baterai hingga 38 jam dengan sekali pengisian daya.
Sesuai laporan oleh MySmartPrice mengutip keterangan rahasia Mukul Sharma, produksi serial OnePlus Buds Pro 2 telah dimulai di beberapa wilayah Asia dan Eropa. Laporan tersebut lebih lanjut menyatakan bahwa earphone TWS dari OnePlus akan memulai debutnya bersama OnePlus 11, yang diperkirakan akan diluncurkan pada Q1 2023.
Earphone TWS sebelumnya diperkirakan menampilkan peningkatan dalam hal driver. Mereka dikatakan dilengkapi dengan driver ganda 11mm dan 6mm, bukan driver dinamis 11mm tunggal yang terlihat pada OnePlus Buds Pro generasi pertama. TWS generasi kedua juga diharapkan dilengkapi dengan tiga mikrofon di setiap earphone.
OnePlus Buds Pro 2 yang diklaim akan menawarkan dukungan untuk codec LHDC 4.0 sementara juga mendukung audio spasial, menurut laporan tersebut. Mereka juga dapat menampilkan pembatalan bising aktif (ANC) 45dB. Fitur tambahan yang telah diunggulkan termasuk ANC adaptif, yang akan memungkinkan penentuan otomatis tingkat pembatalan bising yang diperlukan dengan mendeteksi lingkungan sekitar pengguna.
OnePlus Buds Pro 2 yang akan datang diperkirakan menawarkan masa pakai baterai hingga 9 jam dan 38 jam dengan casing pengisi daya sementara peredam bising dinonaktifkan. Sementara itu, dengan mengaktifkan fitur noise cancelling, pengguna dapat memutar hingga 6 jam tanpa kasing dan 22 jam dengan kasing, sesuai laporan. Mengisi daya earbud OnePlus Buds Pro 2 selama 10 menit dilaporkan akan menawarkan waktu pemutaran hingga 3 jam dan masa pakai baterai hingga 10 jam pada casing. Earbud TWS generasi kedua dari OnePlus diharapkan menampilkan pengisian daya nirkabel, seperti pendahulunya.
