IC (Integrated Circuit) yang digunakan dalam perangkat Android sangat beragam tergantung pada model dan merek spesifik dari perangkat tersebut. Namun, ada beberapa IC yang umumnya digunakan dalam banyak perangkat Android, antara lain:
1. Qualcomm Snapdragon: Qualcomm adalah salah satu produsen IC terkemuka untuk perangkat mobile, dan serangkaian prosesor Snapdragon mereka sangat populer di perangkat Android. Beberapa contoh prosesor Snapdragon yang sering digunakan adalah Snapdragon 800, 600, 400, dan seri Snapdragon 200.
2. MediaTek: MediaTek juga merupakan produsen IC yang banyak digunakan dalam perangkat Android. Mereka menawarkan serangkaian prosesor yang mencakup berbagai tingkatan kinerja, mulai dari entri level hingga kelas atas.
3. Samsung Exynos: Samsung menggunakan chip Exynos buatannya sendiri dalam beberapa perangkat Android mereka. Chipset Exynos umumnya digunakan pada perangkat Samsung Galaxy.
4. Huawei Kirin: Sebelum adanya larangan Amerika Serikat terhadap Huawei, Huawei menggunakan chipset Kirin buatannya sendiri pada perangkat Android mereka. Chipset Kirin dikenal karena kinerja yang baik dan efisiensi daya.
5. Intel Atom: Beberapa perangkat Android, terutama tablet, menggunakan chipset Intel Atom. Namun, Intel telah menghentikan pengembangan chipset mobile mereka pada tahun 2016.
6. Nvidia Tegra: Chipset Nvidia Tegra populer dalam perangkat Android, terutama dalam perangkat gaming seperti Nvidia Shield Tablet. Namun, Nvidia juga telah menghentikan pengembangan chipset mobile mereka.
Perlu diingat bahwa ini hanya beberapa contoh IC yang umum digunakan dalam perangkat Android. Ada banyak produsen IC lainnya seperti HiSilicon, Spreadtrum, dan banyak lagi, yang juga menyediakan chipset untuk perangkat Android. Selain itu, setiap produsen perangkat mungkin menggunakan versi dan model chipset yang berbeda-beda tergantung pada spesifikasi dan kebutuhan perangkat mereka.
