Skip to content
Inovatif, Proesional dan Berkepribadian
facebook
instagram
Jurusan Elektro Terbaik di SUMUT
Call Support +62 838-2608-9005
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
Jl. PBSI No.1 Medan Estate
  • Home
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • VISI & MISI
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL TEKNIK ELEKTRO
    • JADWAL AKADEMIK
      • JADWAL PENGISIAN KRS
      • JADWAL KULIAH
      • Jadwal Ujian
        • JADWAL UTS
        • JADWAL UAS
      • JADWAL SEMINAR
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • JADWAL SEMESTER ANTARA
      • JADWAL WISUDA
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
  • AKTIVITAS PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • Prestasi Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
      • SYARAT DAN KETENTUAN PENERIMA KIP KULIAH
      • BEASISWA BANK INDONESIA (BI)
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERSAUDARA KANDUNG
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERPRESTASI DI SEKOLAH (RANGKING I, II, III)
      • BEASISWA PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK
    • PRESTASI MAHASISWA
    • SISTEM INFORMASI
      • AOC
      • APIK
      • ELEARNING
      • DATA MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • OPAC
      • WEBMAIL
  • DOSEN
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • DOSEN PRODI
    • BLOG DOSEN
    • AKTIVITAS DOSEN
    • PRESTASI DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • TKTD
    • ELEARNING
    • OPAC
    • WEBMAIL
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
    • AKTIFITAS ALUMNI
    • PRESTASI ALUMNI
  • ARSIP
    • SK Mahasiswa
    • DOKUMEN
    • Pengumuman
  • LABORATORIUM
    • INFORMASI LABORATORIUM
    • APLIKASI LABORATORIUM
  • HUBUNGI KAMI

Membuat timbangan berbasis arduino

Posted on 18 November 2023 by elektro
0

Membuat timbangan berbasis Arduino melibatkan beberapa komponen dasar seperti sensor beban (load cell), amplifier, dan mikrokontroler Arduino. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk membuat timbangan berbasis Arduino:

Bahan-bahan Membuat timbangan berbasis arduino:

  1. Sensor Beban (Load Cell): Untuk mengukur berat.
  2. Amplifier: Untuk memperkuat sinyal dari sensor beban.
  3. Mikrokontroler Arduino: Misalnya Arduino Uno, Arduino Nano, atau jenis Arduino lainnya.
  4. HX711 Module: Modul ini digunakan untuk menghubungkan sensor beban dengan Arduino dan melakukan amplifikasi.
  5. LCD Display: Untuk menampilkan berat.
  6. Breadboard dan Kabel Jumper: Untuk merakit sirkuit tanpa soldering (jika diperlukan).
  7. Case atau platform fisik: Untuk menempatkan sensor dan barang yang akan ditimbang.

Langkah-langkah:

  1. Hubungkan Sensor Beban dengan HX711 Module:
    • Hubungkan kabel sensor beban ke HX711 module. Biasanya ada empat kabel pada sensor beban (E+, E-, A-, A+). Hubungkan kabel tersebut ke pin yang sesuai pada HX711 module.
  2. Hubungkan HX711 dengan Arduino:
    • Hubungkan pin DT (data) dan SCK (clock) dari HX711 module ke pin digital pada Arduino.
    • Hubungkan VCC dan GND dari HX711 module ke sumber daya dan tanah pada Arduino.
  3. Hubungkan LCD Display dengan Arduino:
    • Hubungkan pin VCC dan GND dari LCD ke sumber daya dan tanah pada Arduino.
    • Hubungkan pin data (biasanya disebut SDA) dari LCD ke pin analog pada Arduino.
  4. Pasang Program ke Arduino:
    • Gunakan software Arduino IDE untuk menulis dan memasang program ke Arduino. Program ini akan membaca data dari sensor beban dan menampilkan hasilnya di LCD.
    • Kamu memerlukan library HX711 untuk membaca data dari sensor beban. Kamu dapat menemukan library ini di Arduino Library Manager.
  5. Uji Timbangan:
    • Setelah memasang program, hubungkan Arduino ke sumber daya dan periksa apakah LCD menampilkan berat dengan benar.
    • Pastikan untuk kalibrasi timbangan untuk memastikan keakuratannya.
  6. Kalibrasi:
    • Timbangan perlu dikalibrasi untuk memastikan bahwa hasilnya akurat. Kalibrasi melibatkan menentukan hubungan antara nilai yang diukur oleh sensor beban dan berat sebenarnya.
  7. Rakit dalam Case atau Platform:
    • Tempatkan komponen-komponen tersebut dalam casing atau platform yang sesuai dan aman.
  8. Uji Coba dan Perbaikan:
    • Lakukan uji coba pada timbangan dengan menempatkan benda dengan berat yang diketahui pada timbangan dan memastikan bahwa hasilnya sesuai.

Pastikan untuk merujuk pada dokumentasi teknis masing-masing komponen dan modul yang kamu gunakan, dan perhatikan keterbatasan serta persyaratan khusus mereka. Selain itu, pastikan bahwa semua koneksi dan perakitan dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari masalah kelistrikan atau kerusakan komponen.

Sudah dilihat : 562
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Prodi Teknik Elektro UMA (@elektro.uma)

Berita

Rektor UMA Menerima Kunjungan Silaturahmi dari BSI Tbk Iskandar Muda Medan
Rektor...
Delegasi UNIKL Kunjungi Laboratorium Prodi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Medan Area
Medan,...
Program Studi Teknik Elektro Melakukan Kuliah Umum International Bersama University Kuala lumpur Malaysia
Medan,...

KAITAN UMA

LOKASI FAKULTAS TEKNIK UMA

KAMPUS I :
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168, 7366878, 7364348
Fax : (061) 7368012
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888

KAMPUS II :
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
Telepon : (061) 8225602, 8201994
FAX : (061) 8226331
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888

Silahkan kunjungi juga website Prodi

  • Teknik Sipil : sipil.uma.ac.id
  • Teknik Mesin : mesin.uma.ac.id
  • Arsitektur : arsitektur.uma.ac.id
  • Teknik Industri : Industri.uma.ac.id
  • Teknik Informatika : informatika.uma.ac.id
Copyright © 2016 - 2026 PDAI - Universitas Medan Area