Skip to content
Inovatif, Proesional dan Berkepribadian
facebook
instagram
Jurusan Elektro Terbaik di SUMUT
Call Support +62 838-2608-9005
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
Jl. PBSI No.1 Medan Estate
  • Home
  • PROFIL
    • AKREDITASI
    • FUNGSIONARIS
    • STRUKTUR ORGANISASI
    • VISI & MISI
  • AKADEMIK
    • INFORMASI AKADEMIK
      • AKADEMIK ONLINE
      • E-LEARNING
      • JURNAL TEKNIK ELEKTRO
    • JADWAL AKADEMIK
      • JADWAL PENGISIAN KRS
      • JADWAL KULIAH
      • Jadwal Ujian
        • JADWAL UTS
        • JADWAL UAS
      • JADWAL SEMINAR
      • JADWAL PRAKTIKUM
      • JADWAL SEMESTER ANTARA
      • JADWAL WISUDA
    • KALENDER AKADEMIK
    • KURIKULUM
  • AKTIVITAS PRODI
    • KEGIATAN PRODI
    • Prestasi Prodi
  • MAHASISWA
    • Beasiswa
      • SYARAT DAN KETENTUAN PENERIMA KIP KULIAH
      • BEASISWA BANK INDONESIA (BI)
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERSAUDARA KANDUNG
      • BEASISWA YPHAS BAGI SISWA/I BERPRESTASI DI SEKOLAH (RANGKING I, II, III)
      • BEASISWA PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK
    • PRESTASI MAHASISWA
    • SISTEM INFORMASI
      • AOC
      • APIK
      • ELEARNING
      • DATA MAHASISWA
      • JURNAL MAHASISWA
      • OPAC
      • WEBMAIL
  • DOSEN
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • DOSEN PRODI
    • BLOG DOSEN
    • AKTIVITAS DOSEN
    • PRESTASI DOSEN
    • JURNAL DOSEN
    • AOC
    • TKTD
    • ELEARNING
    • OPAC
    • WEBMAIL
  • ALUMNI
    • TRACER STUDY
    • DATA ALUMNI
    • LAYANAN ALUMNI
    • AKTIFITAS ALUMNI
    • PRESTASI ALUMNI
  • ARSIP
    • SK Mahasiswa
    • DOKUMEN
    • Pengumuman
  • LABORATORIUM
    • INFORMASI LABORATORIUM
    • APLIKASI LABORATORIUM
  • HUBUNGI KAMI

Membuat Alat pengukur Tanah Berbasis Arduino

Posted on 13 February 2024 by elektro
0

Membuat alat pengukur tanah berbasis Arduino adalah proyek yang menarik dan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi tanah di sekitar Anda. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk membuat alat pengukur tanah berbasis Arduino:

Bahan yang Diperlukan:

  1. Arduino (seperti Arduino Uno atau Arduino Nano)
  2. Modul sensor kelembaban tanah (seperti sensor tipe resistif)
  3. Kabel jumper
  4. Potensiometer (opsional, untuk kalibrasi)
  5. Breadboard atau PCB untuk prototyping
  6. Komponen tambahan sesuai kebutuhan (misalnya, LED, buzzer untuk memberi tahu pengguna)

Langkah-langkah:

1. Rangkaian Hardware:

  • Hubungkan sensor kelembaban tanah ke papan Arduino menggunakan kabel jumper.
  • Pastikan untuk menyambungkan kabel VCC sensor ke pin 5V Arduino, GND sensor ke pin GND Arduino, dan pin output sensor ke pin analog Arduino.
  • Jika menggunakan potensiometer untuk kalibrasi, sambungkan potensiometer antara pin output sensor dan GND.

2. Koding Arduino:

  • Buatlah program Arduino yang membaca data dari sensor kelembaban tanah.
  • Gunakan fungsi analogRead() untuk membaca nilai analog dari sensor.
  • Konversikan nilai analog menjadi persentase kelembaban tanah berdasarkan karakteristik sensor Anda.
  • Tambahkan kode untuk menampilkan hasil pengukuran, misalnya di layar serial atau menggunakan LED/buzzer.

Contoh Kode Arduino (tanpa kalibrasi):

cpp
const int sensorPin = A0; // Pin analog untuk sensor kelembaban tanah

void setup() {
Serial.begin(9600); // Mulai komunikasi serial
}

void loop() {
int sensorValue = analogRead(sensorPin); // Baca nilai dari sensor
float moisturePercent = map(sensorValue, 0, 1023, 0, 100); // Konversi nilai kelembaban
Serial.print("Kelembaban Tanah: ");
Serial.print(moisturePercent);
Serial.println("%");
delay(1000); // Jeda satu detik
}

3. Kalibrasi (opsional):

  • Untuk memastikan keakuratan pengukuran, Anda mungkin perlu melakukan kalibrasi.
  • Letakkan sensor di dalam tanah dengan kelembaban yang diketahui (misalnya, tanah yang basah atau kering).
  • Sesuaikan kode Anda atau potensiometer (jika digunakan) sehingga nilai yang terbaca cocok dengan kondisi tanah yang diketahui.

4. Uji Coba dan Perbaikan:

  • Pasang semua komponen secara fisik dan uji alat pengukur tanah di berbagai kondisi tanah.
  • Periksa apakah pembacaan sensor konsisten dan sesuai dengan kondisi tanah yang sebenarnya.
  • Sesuaikan kode atau kalibrasi jika diperlukan.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda akan memiliki alat pengukur tanah berbasis Arduino yang dapat memberikan informasi tentang kelembaban tanah di sekitar Anda.

Sudah dilihat : 291
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Prodi Teknik Elektro UMA (@elektro.uma)

Berita

Rektor UMA Menerima Kunjungan Silaturahmi dari BSI Tbk Iskandar Muda Medan
Rektor...
Delegasi UNIKL Kunjungi Laboratorium Prodi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Medan Area
Medan,...
Program Studi Teknik Elektro Melakukan Kuliah Umum International Bersama University Kuala lumpur Malaysia
Medan,...

KAITAN UMA

LOKASI FAKULTAS TEKNIK UMA

KAMPUS I :
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168, 7366878, 7364348
Fax : (061) 7368012
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888

KAMPUS II :
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
Telepon : (061) 8225602, 8201994
FAX : (061) 8226331
CALL CENTER UMA : 0811-6013-888

Silahkan kunjungi juga website Prodi

  • Teknik Sipil : sipil.uma.ac.id
  • Teknik Mesin : mesin.uma.ac.id
  • Arsitektur : arsitektur.uma.ac.id
  • Teknik Industri : Industri.uma.ac.id
  • Teknik Informatika : informatika.uma.ac.id
Copyright © 2016 - 2026 PDAI - Universitas Medan Area